03 March 2017

Cerita Seram Mistis Misteri Hantu Arwah Orang Meninggal Mati Penasaran

Cerita Seram Mistis Misteri Hantu Nyata Arwah Orang Meninggal Mati Karena Kecelakaan Korban Banjir Bandang

Cerita seram hantu nyata cerpen hantu arwah penasaran orang meninggal secara tidak wajar.Langsung saja kita simak kisah nyata mistis misterinya. Jujur saja aku sangat takut. Tubuhku menggigil dan terasa ingin pipis karena tegang. Malam itu, cuaca begitu dingin. Suhu mencapai 18 derajat selsius. Padahal di siang hari, 35 derajat celsius, sangatlah panas. Alam sekitar Desa Baguang, sangatlah ekstrim. Panas sekali di saat siang namun sangat dingin sekali ketika malam hari.cerita seram

Desa ini sangat sunyi, sepi dan lengang. Semua lampu mati. Perusahaan listrik negara setempat memadamkan lampu secara bergiliran. Daerah ini baru saja terkena banjir bandang. Seratus sepuluh orang tewas, dua ratus lima puluh tiga orang hilang. Delapan puluh rumah hancur dan sebelas ribu hektar sawah gagal panen.cerita seram terbaru
cerita mistis misteri seram hantu kisah nyata arwah orang meninggal

Suamiku, Mas Gatot Sudiantoro, 45 tahun, tertidur pulas di ranjang kamar depan. Dia naik ke peraduan sejak jam sembilan lebih tiga puluh menit tadi. Aku merasa iri melihat dia tidur begitu enak Sementara mataku, tak dapat aku pejamkan sama sekali. Karena kebiasaanku sejak kecil, di mana aku tidak dapat tidur dalam gelap. Penerangan hanya dengan sebatang lilin yang kerlap kerlip terancam padam.cerita setan

Suara serigala mengaum menggetarkan batinku. Suamiku aku bangunkan supaya ikut mendengarkan suara anjing hutan itu. Tapi karena dia lelah menyetir jarak jauh dan mengantuk sekali, dia tidak menghiraukan aku. Bahkan setelah itu mengorok dengan kencang.

Malam itu adalah Malam Jumat Kliwon, 22 Januari 2010. Aku dan suamiku datang dari jauh ke desa ini untuk menemui pamanku, bibi dan lima anaknya yang terkena musibah banjir bandang. Namun temyata satu keluarga hilang. Tidak ditemukan hingga sekarang. Jangankan ditemukan dalam keadaan hidup, jenazah mereka pun, bila sudah meninggal, tidak ditemukan. Mungkin terbawa banjir yang begitu dahsyat dan hanyut ke tengah laut.cerpen hantu

Karena tidak ada famili lain di desa Baguang, maka kami menyewa rumah penduduk. Sebuah rumah kayu yang baru dibangun seorang warga, kami sewa untuk beberapa hari selama di Baguang. Rumah dari bahan kayu jati dengan atap sirap yang anggun.Isinya Iengkap dengan tempat tidur, kasur, lemari, meja kursi dan televisi dan kulkas. Namun karena tidak ada aliran histrik, maka semua alat elektronik itu mati Tak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.seram hantu

Malam semakin larut, keadaan sekitár semakin sepi. Dalam keadaan gelap gulita, aku mengambil senter 12 baterei dari kamar, dekat suamiku tidur, untuk melihat keadaan di dapur. Pikirku aku bisa memasak mie instan karena perutku mulai lapar. Ada beberapa bungkus mie yang aku beli saat akan masuk wilayah desa ini.

Cerita misteri mistis seram kisah nyata Cerpen Hantu penampakkan arwah orang meninggal mati penasaran


Di dapur rumah milik Mang Hardiman ini, ada dua kompor minyak tanah dan aku nyalakan salah satunya. Aku letakkan panci berisi air mineral dan kupanaskan di atas kompor. Kompor itu menyala dan beberapa saat kemudian air mendidih. Lalu aku masukkan dua super mie soto di dalam panci. Satu untukku, satu lagi untuk suamiku bila dia bisa dibangunkan untuk makan. Setelah aku masukkan bumbu bumbu dan siap dihidangkan, tiba-tiba aku mendengar suara dari pintu dapur.

“Lapar, lapar, tolong..aku lapar,” kata suara diluar pintu.
“Aduh suara siapa itu, tengah malam begini kelaparan?” bisik batinku.
Suara itu makin ama makin mengeras. Dan akupun, menjadi penasaran.
“Siapa ya?” tanyaku, dari dekat kompor.
“Aku Bibi, aku, Maryamah, aku kelaparan Bibi, minta makan,” katanya, jelas terdengar ditelingaku.

Nama Maryamah sudah tidak asing lagi bagiku. Maryamah adalah anak terbesar dari Paman Budiman Harnanto, kelas tiga SMA Budi Karya, saat terkena musibah banjir bandang sebulan halu.
“Maryamah anak Paman Budiman?” tanyaku, menyehidik.
“Iya Bibi, Maryamah anak Pak Budiman Harmanto,” katanya, sambil merintih.

Maryamah seharusnya selama ini memanggil aku kakak, karena kami bersaudara sepupuh. Namun, karena diajari panggil Bibi,maka dari SD kelas satu hingga SMA kehas tiga,dia memanggil aku Bibi. Sementara aku memanggilnya dengan panggiIan sayang, Si Endut, karena tubuhnya agak gendut. Umur 15 tahun berat badannya hampir 67 kilogram.mitos

Aku mengambil senter dan membuka pintu dapur. Tempat sumber suara berbunyi. Dengan perlahan aku membuka engsel pintu dan menguak pintu dapur itu. Dengan senter terang, aku jelas melihat Maryamah berdiri di depan pintu dapur. Di atas sebuah titial kayu di pinggir Sungai Batara. Sungai yang dilalui banjir bandang dan menelan banyak korban jiwa bulan lalu.

“Maryamah, engkau masih hidup, Nak?” tanyaku, sambih memeluk saudara sepupuhku itu dengan mesra.
Aku merindukan dia dan aku sangat bahagia bertemu dia.
“Bagairnana engkau bisa selamat, di mana Ayah, Ibu dan empat adikmu, Nak?” tanyaku.

Tubuh Maryamah lemas dan beberapa saat kemudian dia pingsan di tanganku. Aku membawanya dia ke dalam dapur dan menidurkannya secara sempurna di lantai. Lalu aku buru-buru memanggil suamiku yang sedang terlelap. Suamiku kaget, bangun, mengucek-ucek mata lalu ke dapur bersamaku. Mas gatot Sudiantoro, suamiku membantu Maryamah. Memberikan balsem di hidungnya, di kakinya yang dingin dan beberapa saat kemudian, Maryamah siuman.

Dalam keadaan sudah normal, Maryamah aku suapi super mie yang kubuat. Dia makan dan menelan mie itu dengan baik. Setelah itu, suamiku’membuatkan teh manis panas dan Maryamah menikmati teh hangat itu.Setelah makan kami bertanya, bagaimana Maryamah selamat dan di mana kedua orangtuanya serta empat adiknya yang lain. Maryamah menangis sambil menggelengkan kepalanya. Aku memahami kesedihan hatinya dan aku mengurut punggungnya sambil ikut menangis.

Maryamah mengaku sadar waktu dibawa air banjir besar ke laut. Diá terapung di tengah haut dan bergelayut dengan daun pintu papan. Daun itulah yang menyelamatkan dirinya hingga dia mampu mengayuh ke pantai.Selama sebulan, dia makan makanan yang ada mengapung di laut. Makanan seperti roti-roti sisa rumah tangga yang hancur dan ikut hanyut. Ada pula makanan seperti nasi di dalam termos yang bisa dinikmati selama mengapung di laut. Alhamdulillah, Maryamah mampu bertahan dan suivive selama sebulan terkena musibah banjir bandang yang mengerikan itu. Dia bisa ke darat dan kembali ke desa Baguang tempat kelahirannya.

Pucuk dicita ulam tiba. Demikian pepatah lama yang kukaitkan dengan munculnya Maryamah dalam kehidupan kami. Pas kami datang ke Desa Baguang, dia kembali dari laut. Dia minta makan karena lapar, di saat yang memasak mie yang dia cium dari luar, adalah aku. Dia tahu dari lubang dinding itu adalah aku yang sedang memasak. Maka itu, dia memanggil, meminta makan karena kelaparan di tengah malam buta setelah berjalan jauh dari laut.

Alhamdulihlah, Maryamah bertemu dengan kami. Kami juga sujud syukur bertemu dan menemukan saudara sepupu ku Maryamah yang cantik. Memang, walau tubuhnya gemuk, Maryamah berwajah cantik. Hidungnya mancung dan kulitnya kuning seperti kulit ibunya yang hilang.

Maryamah aku urus. Bajunya yang lusuh dan sobek aku ganti dengan bajuku. Dia berukuran sama dengan tubuhku, maka semua bajuku, sarungku dan dasterku untuk tidur, pa sekali di badannya. Malam itu juga aku mandikan dia dengan air hangat dan dia tertidur pulas. Pikir kami, pagi harinya, dia baru bisa diajak ngobrol dan kami mencari tahu di mana posisi empat adiknya dan kedua orangtuanya yang raib sejak musibah besar banjir bandang itu.

Setelah Maryamah tertidur pulas, aku pun dapat tidur. Lenyap menawang di dalam peraduan, sekitar pukul 03.45 dinihari. Sementara Mas Gatot, suamiku, kembali ke kamar dan mengorok lagi. Aku tidur di kasur berdua Maryamah tanpa ranjang. Kami berdua di lantai di luar kamar depan. Di ruang tamu yang luas dan lega rumah sewaan keluarga Pak Hardiman itu.

Jam tujuh pagi aku terbangun. Sementara Mas Hardiman masih teronggok di ranjang kamar depan. Kami kehilangan waktu subuh dan terpaksa melewati sholat subuh. Namun, yang membuat aku kaget, Maryamah tidak ada lagi di sebelahku tidur. Dia raib, menghilang entah ke mana.

Aku panik mencari dia ke kamar mandi ke dapur dan ke kamar belakang. Namun Maryamah tidak aku temukan. Bahkan, baju bekasnya pun, yang digunakan saat dia datang, tak ada lagi. Sementara baju yang kupinjamkan kepadanya, ada di sebelah kasur kami saat kami tidur.

“Lha, ke mana Maryamah?” batinku.

Aku segera membangunkan Mas Gatot dari pembaringan. Dia tersentak, bangun lalu berdiri dan berjalan ke luar rumah. Dia mencari di sekitar rumah sewaan itu, namun tidak menemukan siapapun. Apalagi Maryamah.Kami terus bertahan di rumah sewaan ini. Selama siang Hari Jumat Kliwon itu, kami berjalan ke laut. Kami mencari, mana tahu menemukan Maryamah lagi, atau orangtua serta empat adiknya yang masih kecil. Pikirku, namanya ikhtiar, yang kita harus usaha sambil berdoa meminta pertolongan Allah Yang Maha Kuasa.

Setelah Mas Gatot sembahyang Jumat di mesjid kecil Pantai Intan, kami menyewa perahu menuju laut. Di seberang sana ada pulau kecil tak berpenghuni, Pulau Mandalika Putri dan kami datang ke pulau itu.Namun, kami tidak menemukan seorang manusia pun di pulau kosong itu. Pulau Mandalika Putri. Namun kami menemukan bekas-bekas pakaian yang hanyut ke laut. Kaleng, bangku plastik dan sendal jepit serta sepatu karet yang hancur digigit tikus.

Namun, di luar dugaan, aku menemukan maju yang dikenakan Maryamah semalam. Baju itu tersangkut di batang kayu Kermunting yang pendek. Aku sangat mengenali baju itu, baju putih bahan satin dengan kembang mawar merah yang sudah memudar di bagian depan.

‘Ini baju Maryamah yang dikenakannya semalam Mas Gatot,” teriakku, kepada suamiku, saat dia sedang mengangkat sebuah kaleng biskuit yang berisi puluhan biskuit yang sudah berlapuk.
Sumaiku menghambur ke arahku. Di pohon kermunting di mana kutemukan baju putih lusuh berkem bang mawar yang dipakai Maryamah saat di rumah sewaan kami.
“Ya, betul, baju ini baju Maryamah Ma,” desis suamiku.

Beberapa saat kami mengenali baju itu, tiba-tiba terdengar suara gelombang laut bergemuruh. Aku melihat ke arah batu karang yang terhempas gelombang air.Ya Tuhan, aku melihat seekor ikan hiu besar mendekati karang. Ikan hiu gemuk berukuran panjang 15 meter dengan berat kurang lebih dua ton.

“Ikan itu gendut karena memakan banyak manusia korban banjir bandang Ma,” ungkap suamiku. Aku yakin apa yang dikatakan suamiku benar adanya. Ikan itulah yang memakan para korban dan gemuk karena begitu banyak korban nyawa manusia di dalam perutnya sebulan lalu.

“Dia mendekati pulau ini, ingin makan manusia lagi Ma, dan kitalah yang disasar, yang akan dimakan olehnya. Maka itu, kita harus hati-hati keluar pulau ini.Setelah hiu itu benar-benar kabur ke tengah laut, barulah kita ke darat, ke Pantai Intan dan pulang ke Desa Baguang,” kata suamiku.

Namun hingga sore, hiu itu tetap di karang itu. Bahkan, beberapa saat kemudian, lima ekor hiu raksasa, datang lagi mendekat pulau. Hiu-hiu itu tentu saja mencium bau wangi darah kami dan dia akan menyantap aku dan suamiku.Kini enam ekor hiu raksasa mengelilingi Pulau Mandalika Putri. ikan-ikan itu akan memangsa kami. Karena mereka nikmat selama ini memakan banyak darah manusia dan daging empuk manusia korban banjir bandang yang maha dahsyat.

Kanena takut dikeroyok hiu pemakan daging manusia itu, maka kami putuskan untuk tetap tinggal di Pulau Mandalika Putri. Sementara perahu yang kami pakai, selamat tidak dihancurkan. Mereka tidak memakan kayu dan perahu kami, hingga kemungkinan kami bisa selamat pulang ke Desa Baguang bila hiu-hiu itu sudah kabur.

Kami bermalam di Pulau Mandalika malam itu. Malam itu adalah Malam Sabtu Legi, 23 Januari 2010. Kami tidur bersandar di pohon tembesu tua dan berusaha tidur sambil waspada akan marabahaya di Pulau Mandalika. Sebab di pulau kecil yang penuh belukar ini, masih banyak biawak besar, tikus tikus dan lintah darat. Sementara senter tertinggal di rumah Pak Hardiman, begitu juga dengan tikar dan jaket, semua tertinggal di rumah sewaan itu. Yang ada hanya korek gas karena suamiku, Mas Gatot perokok berat. Korek gas itu kami gunakan untuk membakar ranting kering dan membuat api unggun.

Cerpen Hantu Cerita seram setan hantu nyata dari arwah orang meninggal dengan cerita seram


Malam mengerikan itu kami lewati dengan rasa cemas, takut dan gundah gulana. Namun, menjelang subuh, dinihari, terdengar suara Maryamah di Pulau Mandalika. Dia memanggil namaku dan meminta bajunya yang aku ambil dari pohon kermunting Pulau Mandalika.

“Waduh, itu suara Maryamah Mas, di mana dia?” kataku, kepada suami.
Aku mengambil baju dan memegang baju bergambar mawar merah itu.
“lni bajumu, aku letakkan di mana Maryamah?” tanyaku.

Kami berdua sadar, bahwa Maryamah bukanlah manusia biasa lagi. Tetapi roh halus yang maujud dan berinteraksi dengan kami semalam. Maryamah minta dilempari baju itu ke arah suaranya, di pohon kermunting tempat aku menemukan baju itu.

Benar saja, setelah aku lemparkan bajunya, Maryamah maujud dalam temaram. Dia meminta kami segera naik perahu dan kembali ke Pantai Intan lalu pulang ke Desa Baguang. Kami menuruti akan perintahnya. Kami ke perahu dengan bantuan Maryamah.

Di luar dugaan, arwah Maryamah mengayuh perahu kami dengan cepat. Maka dalam hitungan menit, kami sudah sampai di Pantai Intan. Dan di dalam temaram fajar timur, aku melihat Maryamah masuk ke laut. Dia raib dengan busana bunga mawar di tubuhnya.

Menghilang ke tengah samudera. Hingga tahun 2017 , kami tidak pernah melihat Maryamah lagi. Apalagi kedua orang tua dan empat adiknya. Tim pencari korban sudah memutuskan, bahwa mereka sekeluanga sudah meninggal dan tenggelam di dasar laut selatan Pulau Mandalika.

Hinggakini kami rutin mengirim doa untuk Maryamah dan keluarga besarnya. Kami membuat tahhil di rumah kami di Kota Binggali, mendoakan agar keluarga besar pamanku, termasuk Maryamah dan ibunya serta ke empat adiknya, agar diterima layak di sisi Allah Azza Wajallah. Dan Allah Yang Maha Kasih, memasukkan mereka semua di dalam surga-Nya yang indah nan abadi. Aamiin yaa robbal aalaamiin. (Kisah pengalaman supramistis Nyonya Gatot Sudiantoro sumber:misteri)

Baca juga cerita mistis misteri kisah nyata seram arwah penasaran bercinta dengan hantu cantik
Itulah mistis misteri kisah cerita seram hantu nyata arwah orang meninggal karena banjir bandang .cerpen hantu seram
Share:

02 March 2017

Cerita Mistis Misteri Dukun Wanita Menarik Emas Gaib Dengan Syarat Menikah Dengan Jin

Cerita Mistis Misteri Kisah Nyata Menyedot Atau Menarik Harta/Emas/Duit Gaib Di Hutan Meranting

Cerita Mistis Misteri gaib Kisah Nyata Menarik Emas Duit Gaib.ini di alami oleh sebut saja Dewi Rimba.Hutan Meranting berjarak ‘120 kilomter dari Sangata, Kalimantan Timur. Hari itu aku menginap di hutan ini untuk mencari duit/harta gaib berupa emas peninggalan Jenderal Yamasita. Berdasarkan deteksi supranatural yang aku lakukan sebulan lalu, bahwa emas itu ada dan belum zohir.Untuk menzohirkannya, aku diperintahkan guru batinku, melakukannya pada Hari Kamis Wage. 24 Juli 2014. Namun sayang, cuaca tidak mendukung. Hujan deras turun dan bergelimang petir dan geluduk. Untuk membakar kemenyan Arab, Madat Turki, Penaburan Elizabeth Arden, tak bisa aku lakukan di tengah hujan deras.Cerita menyedot duit gaib
mitos pesugihan cerita mistis misteri menarik harta gaib dengan menikah dengan raja jin

Ritual itu kuusahakan agar jangan sampai gagal. Maka itu, aku membuka kemah dan berteduh menunggu hujan berhenti. Padahal, sebagai dukun penyedot harta gaibwanita, keberadaanku di hutan Meranting, Kalimantan Timur ini, sangatlah beresiko. Bukan rampok, bukan pula pemerkosa yang ditakuti, tetapi ular berbisa yang begitu banyak, juga srigala dan bekantan. Sedangkan di danau di tengah hutan itu, masih banyak buaya aligator, buaya Kalimantan yang ganas yang sering memakan manusia.Bank gaib

Tetapi sudahlah. Aku harus menjalankan tugas ini dan tidak boleh takut. Nyaliku aku perkuat dengan doa, pinta dan harapan kepada Allah Yang Maha Agung. Atau, kalaupun malam tu gagal, pikirku, aku akan melanjutkannya di hari berikutnya, Hari Jumat Kliwon, 25 juli 2014. Aku tidak mau sia-sia berjalan jauh dari Jakarta ke hutan ini.misteri

Setelah menempuh perjalanan udara ke Balikpapan, aku naik travel ke Sangata dan bandara Spinggan meliwati Bukit Soeharto, Samarinda, Sanga-Sanga dan Bontang. Setelah sampai di Sangata, aku carter motor roda dua dan Kota Sangata ke wilayah angker ini. Semua itu aku lakukan demi emas peninggalan Jenderal Yamashita.Sebagai pakar penyedot harta gaib, aku bekerja tunggal. Bukan karena aku tidak mau bergrup, tapi aku selalu berselisih pendapat dengan teman. Maka itu aku memilih profesi berdukunan tarik harta gaibini secara tunggal.mistis mengangkat emas gaib

Dulu tahun 1999, aku bergrup bersama lima orang lain. Dua wanita dan tiga lelaki. Aku dijuluki Dewi Rimba, karena aku selalu berhasil menarik harta gaib yang ada di hutan. Bahkan Mbah Roso Margono, 59 tahun, menjuluki aku Panglima Wanita Alam Hutan. Gelar penghormatan itu kudapat karena aku selalu berhasil menyedot harta gaib di dalam hutan.mitos bank gaib

Dari remaja aku sudah mendalami ilmu gaib penyedotan harta tersembunyi di dalam tanah.Utamanya tanah rimbun di daearah belantara.Pada tahun 2000 bulan Januari, aku praktek petama kali sedot harta gaib di hutan Talang Sengkaro, Ogan Komering ilir Sumatera Selatan. Sponsor penarikan itu adalah mantan bandit Kayuagung yaitu Haji Ahmad Mudo, 78 tahun, yang membiayai alat-alat ritual, sewa kendaraan, tenda dan makan kami selama seminggu di Hutan Talang Sengkaro. Pengalaman pertama ini membuat aku hampir gila.Karena jin penguasa Hutan Talang Sengkaro mau menikahiku. Dia jatuh cinta dan aku menolaknya. Karena menolak, Raja Jin itu marah dan aku diludahinya. Ludah itu membuat kepalaku pusing selama sebulan seperti migren dan nyaris gila. Untunglah dokter Hasan Samran, 56 tahun, dokter ahli internis dan juga paranormal, mampu mengobatiku dan aku sembuh hingga sekarang.

Pengalaman itu menjadi guru kehidupan bagiku. Sejak itu, jika jin penunggu harta gaib jatuh cinta dan mau menikahiku, aku menerima. Namun setelah hanta didapat, aku minta cerai lagi. Lalu menikah lagi dengan jin lain di tempat penarikan harta gaib yang berbeda.

mitos cerita mistis misteri kisah nyata ritual penarikan dengan modus pernikahan gaib
Malam itu aku gagal bertemu penguasa gaib Hutan Meranting. Asap dupa yang aku bakar tersiram air dan asapnya tidak sempurna merayap di sekitar hutan. Maka itu, ibarat signal, asap itu tidak mampu mencari jaringan dan menemukan apa yang aku cari. Yaitu Raja jin Burangrang, penguasa hutan yang menguasai harta gaib berbentuk emas peninggalan panglima perang dari negara Jepang itu.

Hari Jumat Kliwon, berikutnya, aku tetap bertahan di blok merah, Hutan Meranting. Tanah basah, lembab dan berbecek. Namun pada jumat malam tidak hujan lagi. Langit cerah dan bintang gemintang pun menyembul di kaki langit. Bulan pun, walau benbentuk sabit, tetaplah terlihat nyata ,diatap kepalaku. Aku bersyukur malam itu cerah dan aku dapat lebih sempurna menyalakan dupa. Asap kemenyan Arab, asap madatTurki yang aku bakar, akan mengundang Raja jin Burangrang untuk maujud.

Cerita Kisah Misteri Mistis Nyata Menikah Dengan Jin Sebagai Syarat Ritual Mendapatkan/menarik Emas Gaib


Benar saja, pukul 24.00 tengah malam Raja jin Burangrang keluar sarangnya. Dia datang dari danau dan menemuiku di Blok Merah, di sebelah tenda di mana aku membakar dupa. Suaranya bergemuruh saat datang. Mirip suara pesawat, yang menderu saat akan landing atau take off.
“Ada tujuan apa engkau masuk ke wilayahku ini,” tanyanya, dalam bahasa Burangrang.

Bahasa bangsa jin yang aku mengerti setelah puluhan tahun berhubungan dengan jin. Bahasa Burangrang itu mirip bahasa Arab, tetapi bukan Arab. Untuk berhubungan dengan jin, harus bisa berbahasa jin. Dan itu bisa dilakukan setelah membaca seribu mantra sakti mandraguna yang surialis dan abstraktif.

“Mohon ijin Tuan Raja Burangrang, aku mau minta emas yang engkau kuasai. Emas Jenderal Yamashita dari jepang yang menyimpannya di daerah ini, sebelum beliau pergi ke Filipina Selatan,” kataku.
“Oh, kamu tahu emas Yamasita ini dan ingin memintanya dariku. Baik, kamu harus menikah dulu denganku malam ini, setelah itu aku akan memberikan sebagian kecil yang ada,” desisnya, sambil duduk dengan wajah angker menatap wajahku.
cerita misteri nyata mistis kisah hantu menarik emas gaib
Aku mengangguk dan kami menikah malam itu. Menikah cara jin dan aku sudah biasa menghadapi masalah ini Aku memintanya mengecil diri ukuran normal lelaki biasa manusia, lalu wajahnya yang seram dirubah ganteng dan tubuhnya wangi, tidak bau apek sebagaimana umumnya bangsa jin yang bau. Kecuali jin perempuan yang berbau bunga melati, bau bunga mawar dan bunga kantil. jin lelaki tubuhnya bau kemenyan. Tidak enak tercium hidung dan amis.

Raja jin Burangrang mematuhi permintaanku. Dia mengecilkan dirinya dan berubah wujud jadi ganteng.Mirip aktor Tom Barenger dengan rambut yang tertata rapi dan tubuh yang wangi parfum Olivia Hussey. Kami sepakat menikah dan malam itu juga dia berikan emas lima batang kepadaku. Setelah dia raib kembali ke danau, aku pulang dengan sepeda motor menuju kota Sangata, kota Batubara yang kaya dan terkaya di Asia Tenggara itu.cerita hantu nyata

Hari Sabtu pagi, Sabtu Legi, 26 Juli 2014 aku sudah berada di Balikpapan. Aku segera ke bandara Spinggan dan terbang ke Jakarta dengan pesawat Garuda Airline ke Bandara Soekarno-Hatta. Namun, sebelum aku berangkat, aku meninggalkan surat cerai di Blok merah dekat Danau Sariti, rumah Raja Jin Burangrang itu.Jika dibacanya, dia akan melupakan aku dan aku akan menikah lagi dengan jin-jin yang lain yang memberiku harta peninggalan gaib.

Setelah aku menjual emas batangan pemberian Raja Jin Burangrang, aku membagi-bagi uang dengan beberapa dukun yang menjadi sahabatku. Sebab banyak dukun yang miskin bahkan susah kehidupannya, apalagi bagi mereka yang mengambil bidang sedot harta gaib seperti keris, tombak, sabuk kerajaan yang tak bisa langsung dijual dijadikan uang.bank gaib

Maka itu, sudah menjadi kode etik di kalangan dukun penyedot harta gaib, untuk saling berbagi bila sukses. Dan hal itu aku lakukan sejak dulu. Walau aku praktek sendiri, modal sendiri dan jalan sendiri ke nusantara ini, namun aku tetap membagi bagi kepada teman yang kesulitan uang.Sebab walau sakti seperti apapun, seorang dukun itu pasti butuh makan, butuh uang dan butuh untuk biaya sekolah anak-anak mereka. Maka itu kami saling topang menopang, bantu membantu dan tolong menolong sesama dukun. Bila acuh tak acuh, kurang memperhatikan dukun lain, maka kita pun, akan diabaikan. Aku juga sering mendapat bantun dukun lain secara materi. Dibantu uang saat aku sakit lama karena diludahi jin itu dan saat aku lama tidak berhasil menyedot harta gaib yang mudah dijadikan uang.

Cerita Kisah Nyata Mistis Misteri Gaib Resiko Akibat Menikah Dengan Jin Demi menarik emas/Harta Gaib


Di tengah ketenangan hidupku di Jakarta, saat menikmati penjualan emas batangan dari kalimantan Timur, tiba-tiba tengah malam, Senin Pahing, 11 Agustus 2014, Raja Jin Burangrang datang dari Kalimantan Timur. Dia terbang ke Jakarta Selatan, masuk ke rumahku di Jalan Domas, Pesanggaran, Jaksel. Aku terkejut sekali akan kehadirannya. Dia datang dengan wajah marah dan bentuk mata bulat seperti bola tenis. Dia melotot dan menjambak rambutku yang terurai setelah aku bangun tidur tengah malam.cerita seram terbaru

Raja Jin Burangrang marah karena aku memberinya surat cerai dan dia menolak bercerai denganku. Aku memahami kemarahannya tapi baru kali itulah surat ceraiku ditolak. Arkian, ternyata, Raja Jin Burangrang punya istri satu-satunya aku dan sudah 1200 tahun dia tidak menikah. Aku dianggapnya berhianat dan melakukan pepatah habis manis sepah dibuang. Pokoknya, Raja Jin Burangrang tidak mau cerai dan dia akan tinggal bersamaku di Jalan Domas, Pesanggrahan hingga waktu yang tidak ditentukan.misteri dunia

Aku lalu mengakalinya, kuajak dia pulang lagi ke Sangata, Kalimantan Timur dan aku mau bertahan sebagai istrinya jika dia berikan semua emas yang ada di Blok Merah, Hutan Meranting. Syahdan, ternyata Raja Jin Burangrang mengetahui siasat ini, hingga dia tidak mau kembali lagi sebelum aku bersumpah untuk menjadi istrinya selamanya.

Bila aku sudah bersumpah dan melanggar sumpah itu, maka aku akan membusuk. Tidak mati tapi tubuhku akan bengkak dan perutku meledak. Hal ini pernah dialami oleh teman dukunku, Jeng Sutika Asmara yang melanggar sumpah dan perutnya meledak Kini, Jeng Sutika sudah sembuh namun mengundurkan diri sebagai dukun perempuan karena tidak kuat menghadapi bahayanya dunia perdukunan.Betapa mengerikannya dunia perdukunan yang ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan orang selama ini.cerita misteri

Diam-diam, saat siang hari, ketika Raja Jin Burangrang tidurdi rumahku, aku pergi meminta pertolongan Mbah Mursalim, pakar bangsa jin mumpuni di Banten. Aku ke rumahnya dan menceritakan keadaan ini. Mbah Mursalim tertawa terpingkal setelah mengathui bahwa Raja jin Burangrang tidak mau bercerai dan bertahan hidup denganku sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Gampang, saya akan paksa pergi dia dan paksa bercerai denganmu,” kata Mbah Mursalim, sambil berganti pakaian, memakai baju koko, kopiah dan bersarung, naik motor ke rumahku.Sementara aku naik mobil di depannya. Dia mengikuti ke rumahku di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dari kediamannya di daerah Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Karena derajat bangsa jin itu lebih rendah dari bangsa manusia maka alhamdulillah dengan mudah menguasainya. Dengan enteng, setelah jampi-jampi mantra saktinya, Mbah Mursalim yang mengusai ilmu, serta pemegang kunci inti mengalahkan Raja Jin, maka Mbah Mursalim langsung tarik kuping jin yang panjang dan memarahinya. Dengan ketakutan dan sujud di kaki Mbah Mursalim, Raja Jin Burangrang langsung terbang ke angkasa menjelang maghrib, lalu terbang ke utara menuju Kalimantan limur.

Jika engkau mau menarik-kembali emas di Blok Merah, Hutan Meranting, Kalimantan Timur itu, engkau akan mendapatkannya. Tapi dengan syarat, egkau bawa kayu ranting pohon Sengguna yang ada di Pulau Kelapa, Kepualau Seribu. Di tanah Jawa, hanya ada di Pulau Kelapa itu kayu sakti mandraguna itu.

Kayu itu hanya bertinggi dua meter dan warnanya merah. Orang biasa tak akan menemukan kayu itu di Pulau Kelapa, hanya aku yang tahu dan engkau akan kuambilkan jika aku sudah punya waktu untuk ke sana bersamamu. Dengan kayu Sengguna Raja Jin Burangrang akan takluk dan akan mengeluarkan emas itu untukmu. Bukan dua atau tiga batang emas, tapi semuanya akan diberikannya kepadamu. Tutup Mbah Mursalim sambil pamit pergi, pulang ke rumahnya yang sederhana di tepi Danau Cipondoh, Kota Tangenang, Banten.

Hingga tahun 2017 awal ini, Mbah Munsalim belum dapat perintah gaib dari guru mistiknya, untuk membawa aku mengambil Kayu Sengguna di Pulau Kelapa di ujung Kepualaun Seribu, Jakarta Utara. Padahal aku sangat mengharapkan Kayu Sengguna itu utnuk mengambil sisa emas bekas Jenderal Yamasita di Blok Merah, Sangata, Kalimantan Timur. Walau aku terus merengek minta Mbah Mursalim segera bawa aku ke Pulau Kelapa, namun karena belum ada petunjuk gaib, maka aku belum bisa juga mendapatkan kayu sakti untuk mengambil harta tersembunyi milik Jenderal Yamasita yang dikuasai Raja Jin Burangrang di Hutan Meranting, Sangata, Kalimantan Timur.(Kisah Dewi Rimba sumber:misteri).

Baca juga Cerita mistis mengambil duit gaib menggunakan ilmu batara karang jenglot
Itulah cerita kisah mistis misteri seorang dukun wanita yang menikah demi mendapatkan emas gaib peninggalan jaman jepang
Share:

Misteri Cerita Rakyat Nusantara Majapahit Cerita Pendek Dongeng

Cerita Rakyat Nusantara Sejarah Legenda Majapahit Laksamana Nala Atau Mpu Nala

Misteri cerita rakyat nusantara dongeng kumpulan cerita legenda.Sejarah mencatat dengan tinta emas, pada rentang 1336 M, Sumpah Mukti Palapa tak hanya diikrarkan, tindakan nyata ini untuk menyatukan Nusantara di bawah keagungan Gula Kelapa dengan dukungan Laksamana Nala yang kemudian Iebih dikenal dengan MPU Nala- sumpah tersebut pun terwujud.cerita rakyat
kumpulan cerita rakyat nusantara untuk dongeng pendek anak-anak

Menurut tutur yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, keberhasilan Laksamana Nala membangun kekuatan Iautnya yang tersohor kala itu karena Ia berhasil menemukan sejenis pohon raksasa yang dirahasiakan lokasinya, untuk membangun kapal-kapal Majapahityang berukuran besar.Keberhasilannya memang tak dapat diragukan, dalam rentang dua tahun, tepatnya 1339-1341, seluruh Nusantara bagian barat mengakui kebesaran panji-panji Majapahit, di antaranya Kerajaan Pasai, jambi dan Palembang, Langkasuka, Kelantan, Kedah, Selangor, dan Tumasik (Singapura).kumpulan cerita anak

Tak cukup sampai di situ, armada Majapahit terus mengembangkan sayapnya dan berlabuh di Tanjungpura, kemudian menundukkan Sambas, Banjarmasin, Pasir, dan Kutai.Dengan kata lain, kecuali Kerajaan Sunda,Nusantara bagian barat sepenuhnya sudah bersatu di bawah panji-panji kebesaranKerajaan Majapahit --- pada 1343, Bali,Lombok, Sumbawa, Seram, Sulawesi,Dompo, termasuk Pulau Irian, Sanggir Talaud, bahkan sampai Kepulauan Filipina Selatan berhasil disatukan.kumpulan cerita

Sejatinya, tidak semua kekuatan Majapahit berasal dari pusat pemerintahan. Boleh dikata, dua per tiga malahan berasal dari Kerajaan Melayu dan pasukan gabungan dari beberapa kerajaan di wilayah jawa.Dan beberapa sumber, persenjataan yang terdapat pada kapal-kapal Majapahit yang lebih dikenal dengan sebutan Meriam Jawa, tak lain dari hasil pengembangan yang dilakukan leh Gajah Mada — yang pada suatu waktu pernah dirawat oleh prajurit Mongol yang dikirim oleh Kubilai Khan untuk menyerang jawa sebagai pembalasan atas penghinaan yang dilakukan oleh Prabu Kertanegara -- tentang dasar-dasar pembuatan dan penggunaan senjata api sederhana.cerpen anak

Oleh sebab itu, tak ada yang bisa menepis, kejeniusan Gajah Mada dalam mempersenjatai kapal-kapal istimewa rancangan Laksamana Nala, boleh dikata, mampu menguasai perairan Selatan.War-ta berkisah, pada rentang 1350, dengan penyamaran sebagai nakhoda kapal dagang dan menggunakan nama samaran Tuan Penayar, Laksamana Nala mengadakan ekspedisi ke Nansarunai. Di sini, ia bertemu dengan Raja Raden Anyan, bergelar Datu Tatuyan Wulau Miharaja Papangkat Amas, serta Ratu Dara Gangsa Tulen,Hati Laksaman Nala sontak tercekat.cerita dongeng pendek.Betapa tidak, ketika ia dipersilakan masuk ke salah satu tempat untuk bermusyawarah, boleh dikata, hampir seluruh isi istana terbuat dari emas murni. Kekaguman sang laksamana makin menjadi-jadi, ketika matanya menatap sokoguru balai adat yang terbuat dari emas murni dengan bagian atasnya berbentuk patung manusia.

Setelah kembali ke Majapahit, Laksamana Nalapun bertekad untuk menundukkan Nansarunai dengan mencari kelemahan Raja Raden Anyan yang mempunyai kharisma demikian kuat di tengah-tengah rakyatnya. Pada pelayanan berikutnya, Laksamana Nala membawa serta seorang panglima perangnya yang bernama DemangWiraja dengan memakai nama samaran Tuan Andringau, serta beberapa prajurit dari suku Kalang. Hasil pengamatan Demang Wiraja dilaporkan kepada Laksamana Nala.cerita rakyat indonesia

Setelah menimbang-nimbang dengan saksama dan mendapatkan izin dari Gajah Mada, maka, pada awal 1356, Laksamna Nala pun kembali ke Nansarunai dengan membawa serta istrinya yang bernama Damayanti. Sementara, ketika kembali ke Majapahit, Laksamana Nala, sengaja meninggalkan istrinya, Damayanti yang berwajah rupawan dan memiliki kepribadian yang menarik itu tinggal di Nansarunai.misteri legenda Majapahit

Tampaknya takdir berkehendak lain. Waktu itu, tak seperti biasanya, kemarau panjang melanda Nansarunai. Hingga pada suatu waktu, tanpa sengaja, Raja Raden Anyan bertemu dengan Damayanti di sumur yang khusus diperuntukkan bagi para anggota keluarga kerajaan. Ternyata tak hanya sekali, pertemuan pertama disambung dengan pentemuan-pertemuan selanjutnya. Dan cinta terlarang pun terjadi. Buah cinta keduanya pun melahirkan seorang anak perempuan yang diberi nama Sekar Mekar.

Dua tahun kemudian, Laksamana Nala kembali datang ke Nansarunai dan menemukan isterinya sedang menimang seorang anak penempuan yang cantik. Damayanti yang memakai nama samaran Samoni Batu, sontak menenangkan bahwa anak tersebut adalah buah cinta keduanya. Laksamana Nala pun meyakini apa yang dikatakan oleh istrinya.

Setelah mendapatkan laporan yang demikian rinci dari Demang Wiraja, maka, Laksamana Nala pun kembali ke Majapahit dengan membawa serta istri dan si kecil Sekar Mekar dan mereka pun tinggal di Pangkalan Angkatan Laut Majapahit yang terdapat di Tuban.

Kumpulan cerita rakyat nusantara Majapahit untuk dongeng pendek anak-anak


Hingga pada suatu hari, ketika hendak menidurkan putri kesayangannya, tanpa sadar, Laksamana Nala mendengan istrinya sedang bersenandung yang salah satu baitknya menyatakan bahwa sang buah hati sebenarnya memiliki seorang ayah yang tinggal jauh di sana ... Raja Raden Anyan.Hati Laksamana Nala pun sontak terbakar. Ia tak pernah menyangka, istrinya, Damayanti tega mengkhianati cintanya.

Oleh sebab itu, tanpa menunggu berlama-lama, pada April 1358, bersama Demangwiraja, Laksamana Nala pun menyerang Nansarunai. Prajurit-prajurit Majapahit yang terlatih dan memiliki segudang pengalaman perang langsung meluluhlantakkan siapa pun yang menghadang didepannya--- untuk mencegah datangnya bantuan dan musuh melarikan diri, maka, kapal-kapal yang sandar di pelabuhan, begitu juga tempat persediaan pangan, langsung dibakar. Walau mendapatkan perlawanan, tapi apa daya, dalam waktu singkat, Nansarunai pun jatuh.

Menurut tutur yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, pada waktu peperangan terjadi, Ratu Dara Gangsa Wien bensembunyi di pelepah kelapa gading dengan bersenjatakan pisau besi kuning, yang bernama Lading Lansar Kuning. Sebelum gugur, sang ratu melakukan perlawanan sengit sehingga membuat banyak korban di prajurit Majapahitsementara, dalam keadaan terdesak, Raja Raden Anyan disembunyikan oleh para Patih dan Uria ke dalam sebuah sumur tua yang sudah tidak berair lagi. Agar tidak mudah diketahui musuh, maka, di atas kepalanya ditutup dengan sembilan buah gong besar, lalu, ditimbun dengan tanah dan rerumputan.

Ketika keadaan sudah bisa dikuasai oleh pihak Majapahit, Laksamana Nala pun memerintahkan Demang Wiraja untuk mencani Raden Anyan hidup atau mati.Para prajurit Suku Kalang yang terkenal memiliki kepiawaian dalam mencari jejak berkat ketajaman indera penglihatan dan penciumannya, tak lama kemudian, berhasil menemukan tempat persembunyian Raja Raden Anyan.

Sebelum ajal berpantang mati, demikian yang dilakukan oleh Raja Raden Anyan. Pertarungan sengit antara Raja Raden Anyan dengan Laksamana Nala pun terjadi. Mujur tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak, demikian kata pepatah, akhirnya, Raja Raden Anyan gugur terkena tombak bertangkai panjang milik Laksamana Nala --- dalam sejarah lisan Suku Dayak Maanyan, peristiwa tersebut lebih dikenal dengan sebutan Nansarunai Usak jawa.

Cerita Rakyat Nusantara Dongeng Pendek Majapahit


Dalam perang tersebut, jumulaha, seorang nahkoda kapal dagang Nansarunai yang terkenal berani mengarungi lautan luas yang banyak bergaul dan bersahabat dengan pelaut-pelaut asal Bugis dan Bajau pun gugur. Untuk mengenang persahabatan di antara mereka, maka, putrinya yang lahir ketika ditinggalkan sedang berlayar, diberi nama La isomena. Suatu nama yang banyak dipakai oleh suku Bugis.

Jangan lewatkan cerita rakyat nusantara  mistis misteri mitos berburu kecantikan di telaga madirda
Itulah cerita pendek cerita rakyat nusantara kerajaan Majapahit ,Laksamana Nala atau Mpu Nala.
Selanjutnya, para prajurit-prajunit Majapahit yang gugur diperabukan berikut persenjataannya di dekat Sungai Taba long yang dikemudian hari dikenal dengan sebutan Tambak-Wasi, yang dalam bahasa Maanyan kuno berarti kuburan yang mengandung unsur besi.Sayangnya, ketangguhan Laksamana Nala atau Mpu Nala tidak bisa dipertahankan oleh penerusnya, Mpu Nala II. Akibatnyä pun Iangsung terasakan, kewibawaan Majapahit di lautan pun langsung memudar.berbagai sumber:misteri
Share:

8 Cerita Mistis Misteri Dunia Hantu Boneka Nyata Paling Seram

8 Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka

Foto boneka hantu terseram didunia.Kalian yang para pecinta film horor pasti sudah tidak asing dengan film horor dengan mengambil tokoh boneka diantaranya film annabelle,film boneka chucky.Walau beberapa besar dari kita suka bermain dengan boneka di saat kecil, ada suatu hal yang mengganggu saat lihat sebagian type boneka menyeramkan yang nampak di layar-lebar. Aspek ini juga diperkuat oleh film seperti Annabelle, yang tunjukkan kalau satu boneka dapat jadi sosok yang diam-diam menginginkan membunuh kita.Ada beberapa narasi yang melibatkan boneka berhantu serta teror pada keluarga yang mempunyai mereka.

cerita hantu nyata boneka paling seram

Film Annabelle yang didasarkan pada cerita riil, kenyataannya bikin boneka umum yang lain lebih menakutkan. Namun Annabelle bukanlah hanya satu boneka yang sudah sukses mengakibatkan kegemparan ini. Semuanya boneka yang terdaftar dibawah sudah sukses menakut-nakuti pemiliknya setengah mati dengan bergerak sendiri, berbisik, serta bahkan juga berusaha untuk menyerang pemiliknya. Semuanya boneka ini mempunyai asal-usul “hantu” mereka sendiri. Sebagian dari mereka selalu menghantui keluarga sepanjang bertahun-tahun yang pada akhirnya dipindahkan ke tempat lebih aman untuk hindari mereka menghantui korban lain.

Berikut ini 8 cerita mistis misteri dunia hantu seram nyata sebuah boneka berhantu:


  • 1.Boneka Berhantu Elmo
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan

Susah untuk yakin kalau boneka Elmo mungkin saja boneka yang menakutkan. Hal semacam ini yaitu kenyataan riil untuk keluarga Bowman. Pada th. 2008, James Bowman yang waktu itu berumur dua th. mempunyai boneka Elmo yang didesain oleh pabrik untuk dapat bicara (tetapi terbatas). Boneka ini dapat melafalkan nama pemiliknya serta sebagian frase mengasyikkan setelah di-setting. Hanya satu permasalahan yang muncul di boneka Elmo punya James ini yaitu kalau Elmo kerap memberikan kata “Kill” sebelumnya menyampaikan “James”. Mengakibatkan, boneka ini berkali-kali bakal menyampaikan : “Kill James” (bunuh James). Sesudah peristiwa itu, Ibu James selekasnya buang boneka itu.

  • 2.Boneka Berhantu Boneka ‘’The davil baby doll’’
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan

Aspek menyeramkan boneka berhantu ini cukup terang dari namanya. Legenda boneka ini mulai mengedar pada 1800-an, dimana seseorang bekas kekasih berupaya membalas dendam pada seseorang putri Skotlandia yang kaya raya. Dia memohon pertolongan Marie Laveau. Laveau pada akhirnya mengutuk pengantin saat ia melahirkan, ia wafat, namun tak pada bayi yang dikandungnya. Laveau pada akhirnya menjaga bayi hingga kematiannya. Bayi dimakamkan di samping Laveau. Beberapa orang yang takut bayi ini mempunyai kemampuan iblis, hingga mereka bikin versus mereka sendiri dari bayi ini berbentuk boneka untuk mencegah roh jahat. Namun nyatanya ini bukanlah inspirasi yang begitu bagus. Boneka itu lalu beralih jadi kutukan untuk siapapun yang memilikinya.



3.Boneka Berhantu Mandy
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan

Mandy yaitu boneka porselen yang di produksi di Inggris serta Jerman pada th. 1910 hingga 1920. Mandy disumbangkan ke Museum Quensel di British Columbia, pada th. 1991 sesudah pemiliknya mengeluh sudah mendengar nada orang menangis di dalam malam dari boneka Mandy. Saat boneka disumbangkan ke museum, salah seseorang pekerja pernah kehilangan kotak makannya walau sebenarnya tak ada orang lain di sekelilingnya. Diluar itu, Mandy juga kerap berulah dengan pengunjung yang tengah memphoto dianya. Mata Mandy bakal ikuti kemana kamera diarahkan.






4.Boneka Menakutkan Patty Reed
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan
Walau boneka ini tak dikira berhantu, aspek menyeramkan yaitu cerita dibaliknya. Boneka ini punya Patty Reed. Patty Reed yaitu salah seorang dari sekumpulan orang yang melancong ke California yang terpaksa saling memakan/kanibal sesudah terperangkap di salju. Boneka Patty saat ini dipertunjukkan di Museum Fort State Historical Park Sutter serta walau tak angker, boneka ini masihlah menghidupkan deskripsi menakutkan dari Reeds yang memakan/mengunyah anggotanya hanya demi untuk bertahan hidup.


5.Boneka Berhantu Robert
Robert yaitu satu diantara boneka berhantu paling populer selama hidup. Boneka ini bahkan juga jadi ide lahirnya film Chucky yang di putar di th. 1988. Histori menyeramkan Robert jalan seperti berikut ; keluarga Otto tinggal di Key West, Florida serta mempunyai rutinitas jelek memperlakukan pembantu mereka.
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan
Satu hari, seseorang pembantu dari Haiti dipecat sesudah Nyonya Otto memandangnya berlatih pengetahuan sihir di halamannya. Sebelumnya ia pergi, ia memberi Nyonya Otto boneka, yang saat ini di kenal sebagai boneka Robert. Boneka Robert kerap lakukan pembicaraan dengan boneka yang lain, boneka Robert lalu melempar-lemparkan boneka yang lain itu. Diluar itu, nada cekikikan juga kerap terdengar di semua tempat tinggal. Boneka Robert bahkan juga pernah menyerang orang, serta mengunci mereka di loteng. Saat ini, Boneka Robert dapat diliat di Museum East Martello, Key West.

6.Boneka Berhantu Letta
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan
Pada th. 1973, Kerry Walton memaksa dirisendiri untuk hadapi ketakutan saat ia dipaksa berkunjung ke satu tempat tinggal kosong oleh beberapa rekannya. Saat ia masuk ke tempat tinggal itu ia temukan boneka serta mengambil keputusan untuk membawa pulang dan menamakannya Letta. Boneka itu disangka sudah ada mulai sejak 200 th. lantas serta di buat oleh seseorang dukun Romania. Dirumah Kerry Walton, boneka itu kerap jalan masuk ke ruang serta dapat bergerak sendiri.

7.Boneka berhantu Annabelle
Annabelle yaitu boneka riil yang sukses menakut-nakuti orang lain di sekelilingnya, narasi ini lalu diangkat ke layar-lebar.
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkan
Boneka Annabelle diberikan pada seseorang mahasiswa keperawatan bernama Donna pada lagi th. 28-nya. Tidak lama sesudah Donna terima boneka itu, ia serta rekan sekamarnya Angie mulai lihat beberapa hal aneh. Boneka itu kerap bergerak sendiri, menulis pesan, serta bahkan juga menyerang rekan mereka. Boneka Annabelle sekarang ini ada di Museum Warren Okultisme.

8.Boneka Berhantu Joliet
Joliet yaitu boneka yang dikutuk serta sudah tinggal di satu keluarga untuk sebagian generasi. Boneka ini sudah mengutuk semuanya perempuan dalam keluarga si yang memiliki. Tiap-tiap wanita dalam keluarga pastinya akan melahirkan dua anak, seseorang gadis serta seseorang lelaki.
Cerita Mistis Misteri Hantu Seram Dunia Nyata Dalam Sebuah Boneka paling menakutkanNamun sayangnya, anak senantiasa mati dengan cara misterius pada hari ketiga. Kutukan itu diawali saat Joliet diberikan pada seseorang wanita. Sesudah memperoleh Joliet, wanita itu melahirkan anak lelaki yang lalu wafat pada hari ketiga. Boneka itu dikira satu penyebabnya untuk semuanya bayi yang hilang sepanjang bertahun-tahun. Jeritan serta nada bayi bisa didengar dari boneka ini pada malam hari.
Baca juga  15 Pohon Yang memiliki tuah kandungan kekuatan gaib


Itulah Cerita hantu nyata seram dari sebuah boneka yang pastinya menimbulkan misteri mistis yang seram,bahkan menghasilkan cerita misteri
Share:

01 March 2017

Cerita Mistis Misteri Keangkeran Tumbal Pesugihan Alas Purwo

Cerita Mistis Pesugihan Misteri Taman Nasional Alas Purwo,Mencari Tempat Pesugihan Di Alas Purwo

Cerita Kisah Misteri Mistis Pesugihan Keangkeran Alas Purwo.Karena faktor umur dan sakit-sakitan, aku di-PHK oleh perusahaan PT. Jagat Raya Abadi, sebutlah begitu. Uang pesangon yang dibërikan oleh perusahaan itu habis untuk biaya berobat ke rumah sakit. Kala itu, tahun 1998 awal, belum ada program pemerintah BPJS. Maka itu, uang yang ada terpaksa digunakan untuk kesembuhanku. Namun, malang nasibku, uang pesangon habis di rumah sakit, tapi penyakitku tidak sembuh juga. Duh Gusti..

cerita mistis misteri keangkeran tumbal pesugihan taman nasional alas purwo
Dalam keadaan sakit-sakitan, aku ambil cicilan motor dan menjadi tukang ojek. Karena kurang lincah karena faktor kesehatan, maka hasilku mengojek hanya cukup makan bagi diriku sendiri. Untunglah, Marfuah, istriku, bisa membantu. Marfuah berdagang nasi uduk, lontong sayur dan gorengan setiap pagi, laris manis, hingga dapat membantu ekonomi rumah tangga.

Dari keuntungan dagang istriku, maka kami dapat makan tiga kali sehari. Juga bisa membayar rekening listrik dan rekening air PDAM. Juga membiayai sekolah Nurhayati, anakku di bangku SMA Partisipan. Sekolah sewasta yang bayarannya terjangkau.Istriku wanita yang setia. Dia tidak pernah mengeluh dan bekerja keras walaupun kesehatannya juga tidak prima.

Suka sakit kepala karena migren. Setiap jam 0.00 dinihari, dia bangun tidur dan memasak nasi uduk, lontong sayur dan gorengan. Ada tahu, tempe, pisang dan singkong. Selama berbulan-bulan dagang, alhamdulillah migren istriku jarang kambuh. Jika kambuh, aku yang ambil aIih berjualan. Anak perempuanku, Nurhayati, membàntu menggoreng dan membuat nasi uduk. Aku yang berjualan di tepi jalan, kurang lebih 300 meter dari rumah kami.

Akibat tidak bayar cicilan motor, akhirnya mendapat surat tarik dan motorku diambil debt collector. Akhirnya aku secara penuh membantu istriku dagang. Namun belakangan, usaha istriku dapat saingan. Ada tetangga sebelah yang berjualan juga dan barang jualannya nyaris sama dengan kami. Maka itu, pembeli terbagi dan usaha kami terancam gulung tikar. Kalah bersaing dan pembeli makin sedikit.

Istriku Marfuah bingung. Anakku Nurhayati juga bingung. Sebagai anak kepada orangtua, Nurhayati meminta aku, bapaknya untuk menjadi sopir angkot atau sopir pribadi perusahaan, karena aku punya SIM A, sim mobil. Akupun mendengarkan suara anakku. Permintaan anakku itu kupikir realistis dan masuk akal. Maka itulah, aku mendatangi semua orang yang kukenal, mungkin butuh sopir pribadi. Juga aku mendatangi bos angkot, mungkin aku bisa menjadi sopir angkot dengan setorang setiap hari.
cerita mistis pesugihan di taman nasional alas purwo

Tetapi, mencari pekerjaan sopir ternyata tak gampang. Dari seribu sasaran yang aku datangi, hanya ada dua yang menerima. Itupun, hanya bekerja sebulan, setelah itu aku dipecat lagi. Belakangan aku dengar, Pak Hendra Syamsu, pemilik mobil yang aku bawa, dikomplin anak-anak dan istrinya, agar tidak menjadikan aku sopir mereka lagi. Karena semuanya tahu bahwa aku menderita penyakit paru-paru, TBC, tuberkiosis yang bisa menular. Keluarga Pak Hendra Syamsu tidak mau ketularan penyakitku, maka itu mereka jauhkan aku dari kehidupan mereka.

Aku sangat memahami hal ini Aku mengerti bahwa seorang yang berpenyakit TBC akan banyak dihindari orang.Batukku akan membuat orang ketularan dan semua tidak mau ambil resiko itu. Padahal, belum tentu penyakit ini dapat menular kepada mereka. Jika percaya adanya Allah Azza Wajalla, mereka tak akan takut karena penyakit itu datangnya dari Allah. Jika kun fayakun, kata Allah, tidak terkena, walaupun uap batukku masuk ke tubuh mereka, mereka tak akan terkena TBC seperti aku.

Tapi ya, sudahlah, demikianlah kehidupan. Aku ikhlas menerima keadaan ini dan hanya tawakkal, bérserah diri, bergantung dan berdoa kepada Allah Yang Maha Agung. Sifat pengasih dan penyayang Allah aku minta dan aku yakin Allah akan memberikan kasih sayang dan cinta itu kepadaku, sebagai makhluk lemah yang diciptakan oleh-Nya.

Di luar dugaan, aku didatangi Pak Hendra Syamsu di suatu senja. Kala itu hari minggu, saat libur beberapa hari setelah kerusuhan Mei 1998. Setelah terjadi pembakaran di mana-mana terhadap gedung gedung milik orang Cina, mall dan ruko-ruko WNI keturunan cina.

Pak Syamsu mengajak aku ke jawa Timur, ke Banyuwangi untuk suatu urusan bisnis, katanya. Pak Syamsu memberi istriku uang yang cukup banyak, juga memberi anakku Nurhayati buat biaya sekolah.
“Bapakmu akan aku ajak kerja di Banyuwangi, kalau bapakmu lama di sana, jangan dicari, bapakmu kerja dan uang untuk keperluan kalian, akan saya berikan setiap bulan, sebagai gaji dari bapakmu,” kata Pak Syamsu kepada anakku Nurhayati, yang juga didengar oleh istriku, Marfuah.

Tanggal 25 Desember 1998 kami berdua berangkat ke Banyuwangi. Aku disenangkan dengan naik pesawat Garuda Indonesia Airline. Dari bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang, kami terbang ke bandara Juanda, Surabaya. Dari Surabaya, naik taksi gelap ke Banyuwangi, menuju selatan yaitu ke Alas Purwo.
“Kita bukannya ke Kota Banyuwangi, Pak?” tanyaku, lugu.

“Kita bisnisnya di hutan, hutan Alas Purwo, namanya. Yang penting keluargamu aku jamin nanti, tiap bulan biaya anakmu sekolah dan biaya rumah tanggamu, aku yang jamin,” kata Pak Hendra Syamsu, serius, dengan senyum yang setengah tulus.
Di luar pengetahuanku, ternyata Alas Punwo adalah tempat persugihan paling mumpuni di Tanah Jawa. Sama dengan daerah Tugumulyo yang keramat di kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatena Selatan.


Misteri Tempat Pesugihan Di Taman Nasional Alas Purwo



Pak Syamsu ternyata masuk ke wilayah Goa Astana, goa paling angkerdi tengah perut hutan Alas Purwo. Karena perusahaannya oleng terancam bangkrut, maka Pak Syamsu disarankan dukunnya untuk melakukan pesugihan di Goa Astana. Bahkan dukun yang dimaksud, menjamin bahwa perusahaan Hendra Syamsu akan bangkit bahkan lebih maju dari pada saat sebeIumnya


Hal itu aku ketahui setelah Pak Syamsu masuk menemui pendeta dan pendeta penguasa Goa Astana menerima Pak Syamsu dalam suatu perbincangan yang serius. Sementara aku mencari tahu di luar itu, berbincang dengan pelaku pesugihan asal Kalimantan barat, Syahrial Arifin yang kukenal di situ. Dari Syahriallah aku tahu bahwa Goa Astana dan goa-goa lain yang ada di tengah Hutan Alas Purwo adalah tempat persuhihan ampuh di Indonesia. Banyak orang sukses dan orang-orang kaya berhasil setelah melakukan ritual persugihan di sini. Cerita Bang Syahrial Arifin, asal sambas, Kalimantan Barat.


Aku tersentak mendengar hal mi. Aku diajak ke Jawa Timur untuk bekerja di bisnis Pak Hendra Syamsu, eh, tidak tahunya, diajak ke Alas Purwo ke tempat persugihan mumpuni di jawa Timur ini. Lha, tugasku untuk apa, apakah hanya menemani Pak Hendra Syamsu atau untuk apa? Tanyaku, dalam hati. Belakangan, jantungku berdetak hebat dan bulu kudukku merinding, di mana Pak Hendra Syamsu telah melakukan penjanjian keramat dengan setan Alas Purwo.

Tumbal Pesugihan Barter Nyawa Di Taman Nasional Alas Purwo



Diam-diam, aku akan dijadikan tumbal - olehnya. Sebab permintaan setan Alas Purwo, Jin Panggaru, namanya, harus ada barter nyawa. Jika mau sukses, dan kesuksesan Pak Hendra Syamsu kelak, akan didapat, bila ada nyawa manusia sebagai tumbal. Dari itulah nyaku yang ditawarkan. Pertimbangannya, aku lelaki tua yang tak berguna lagi, sebab aku tidak bekerja dan sakit TBC. Jangankan bagi bangsa dan negara, bagi istri dan anakkupun, aku sudah tak berguna lagi. Maka itu, hanya akulah yang dianggap pantas untuk dimatikan sebagai persembahan tunggal, akan dimatikan selaku barter nyawa bagi jin Panggaru, penghuni gaib Hutan Alas Punwo.


Aku lalu menghitung-hitung ke masa sebelum berangkat. Pikirku, pantas saja Pak Hendra Syamsu akan menjamin keluargaku. Menjamin biaya sekolah Nurhayati anakku, menjamin hidup istriku dan rumah tangga kami. lstri dan anakku tentu senang mendengarkan tawaran itu. Sebab mereka tahu bahwa aku bekerja di Banyuwangi, bukan sebagai tumbal untuk dimatikan.


Jika istriku tahu, anakku tahu bahwa aku akan dibunuh sebagai tumbal, walau aku sudah tua, tak bekerja dan sakit-sakitan, pastilah mereka menolak. Aku tahu persis bagaimana rasa kasih Marfuah kepadaku, yang sudah hidup 40 tahun dalam mahligai perkawinan denganku. Juga anakku yang jelita, Nurhayati, pastilah tidak rela bila ayahnya dijadikan tumbal untuk persugihan berbarter nyawaku.


Syahrial Arifin membuka kedok ini dan aku sadar bahwa nyawaku dalam bahaya. Rasanya, kalau punya uang, saat itu juga aku Iari dari Alas Purwo dan pulang ke rumahku dipinggiran Jakarta Selatan. Walau hidup miskin dan sakit berat, saat aku sembahyang dan mengais di sejadah berdoa dan berzikir kepada Allah Azza Wajalal, pikiranku tenang dari semua problem hidup tidak menjadikan aku stress dan tertekan. Ada Allah, ada Allah yang membantu, yang menolongku.


Sayang, aku tak punya uang dan tidak ada kendaraan untuk kabur keluar dari hutan dan pergi ke Banyuwangi lalu pulang dengan kereta api ke Jakarta via Surabaya. Tapi, jangankan uang, rokok sebatangpun, aku tak punya. Aku bisa merokok hari itu karena pemberian Syahrial Arifin. Dia memberiku separuh bungkus rokok Gudang Garam merah kepadaku dan aku merokok. Walau TBC, aku tetap jadi perokok. Sebab dengan menghisap rokok, walau tidak aku telan, aku terhidup dan menjauhi stress dan depresi. Bila tenang, paru-paruku pun tenang dan tidak sakit, tidak sesak dan tidak nyeri di bagian dada.


Setelah lima jam bersemedi dalam Goa Astana, Alas Purwo, Pak Hendra Syamsu keluar. Dengan jantung berdetak, aku menatap matanya yang senja itu nampak kalah. Matanya melemah dan dia kelihatan sangat sedih melihat wajahku yang lesu.


“Kita pulang, Sofyan, semua sudah selesai dan kita pulang ke Jakarta malam ini juga,” katanya.
“Tapi sebelum kita beranjak dari hutan ini, kita naik ke bukit itu, namanya Bukit Karang Batu, kita berdoa di sana,” desisnya.


Aku sudah paham, bahwa Bukit Karang Batu itu sangat terjal dan tinggi. Bila aku didorong di bibirjurang, maka aku akan jatuh ke kedalaman 130 meter dan mati terbentur batu alam di bawahnya. Lalu saat itulah darahku akan dihisap jin Panggaru, sebagai tumbal persugihan yang dilakukan oelh Hendra Syamsu yang jahat.


Aku tidak menjawab apapun perkataan Syamsu. Aku terdiam seribu bahasa dan bungkam total. Batinku sangat nelangsa, gundah gulana, galau dan sedih sekali menghadapi kenyataan ini. Dalam batin aku berbicara kepada Tuhan, Sang Pencipta Alama Semesta, manusia dan jagat raya.


“Ya Allah, hina benar hidupku ini, karena tidak dapat bekerja dan sakit-sakitan, lalu dibunuh secara sia-sia sebagai tumbal persugihan.Ya Allah, Engkau Yang Maha Tahu, bagaimana cintaku kepada istri dan anak tunggalku, aku tidak ingin mati dengan cara begini. Aku terima mati sebagai takdirMu, tapi tidak dengan cara barter dengan setan. Aku ingin mati dekat istriku tercinta, anakku tersayang,” bisikku, dalam batin.

“Hei, Sofyan, kau dengar apa omonganku. Kamu budek ya? Kenapa kamu, kok malah melamun seperti ayam penyakitan begini?” bentak Hendra Syamsu, setengah marah.
Aku tetap diam. Pikiranku nanar dan kepalau terasa mulai pusing. Benar, pikirku, Syamsu akan menjadikanku tumbal dan aku akan dibunuh di Bukit Karang Batu. Entah bagaimana caranya dia bunuh aku, tapi, aku yakin aku didorong agar jatuh dan mati di jurang.
Entah bisikan dari mana, tiba-tiba aku suara di telingku lamat-lamat terdengar.
“Sofyan, ikuti saja dia, ikuti dia ke Bukit Karang Batu, apa maunya, turuti saja,” kata bisikan itu, pelan tetap jelas sekali di kupingku.
Aku merinding lagi. Jantungku berdetak hebat dan aku menuruti suara itu. Aku akan ikut Syamsu ke atas bukit, kurang lebih 1000 meter dan Goa Astana, menuju laut. “Baik Pak, kita berangkat,” jawabku, enteng.

Setelah berjalan cukup lama karena onak, duri dan belukar menghadang, sampailah kami di Bukit karangBatu. Selatannya, Samudera Hindia. Kami naik bukit dengan terengah-engah. Maklumlah aku sakit paruparu parah dan sulit bernafas. Untunglah, ada Allah yang membantu. Tiba-tiba, aku lebih kuat dari Hendra Syamsu naik ke atas bukit. Padahal tubuhnya sehat, banyak makan makanan bergizi dan vitamin serta nutrisi yang bagus. Sementara aku, jarang makan karena miskin, tidak ada gizi dan tidak juga ada nutrisi.


Dalam keadaan sakit TBC, aku tanpa obat dan tanpa suplai makanan yang memadai untuk proses kesembuhan TBC ku ni. Namun, Allah maha pengasih dan maha penyayang. Allah Azza Wajalla menolong aku dengan kasih sayang-Nya, hingga aku naik ke bukit dengan mudah dan ringan. Bahkan nafasku sangat lega dengan udara segar malam itu. Keadaan laut terlihat merah dan hutan sudah menjadi gelap. Samudera Hindia aku lihat begitu anggun dan cantik, lalu aku bersykur kepada Allah yang menciptaan alam laut dan alam hutan begitu jelita, hingga aku sangat bahagia dalam keadaan berbahaya itu.Sesampainya di bawah pohon angsana tua, dengan cepat tangan Hendra Syamsu menangkap krah bajuku dan mendorong aku ke jurang.Kau jadi tumbal dan keluarga besarmu aku jamin seumur hidup,” teriaknya.

Apa yang dikatakan Syahrial Arifin dan apa yang menjadi imajinasiku, benar adanya. Dengan cara mendorong aku ke jurang, hal itulah jadi salah satunya cara Syamsu membunuh aku. Modusnya, laporan polisi bahwa aku terjatuh di jurang. Atau dikatakannya bahwa aku bunuh diri. Maka, dia akan aman dari tuduhan pembunuhan berencana sesuai pasal hukum pidana pasal 340 KUHP dengan ancaman kurungan seumur hidup.
 

Kisah Nyata Misteri Selamatnya Tumbal Pesugihan Di Alas Purwo


Aku terjatuh ke jurang. Namun Tuhan melindungiku, tanganku dapat memegang akar sebesar tanganku dan aku bergantung. Lalu, aku menginjak batu dan batu itu jatuh ke bawah. Mungkin Syamsu mengira aku jatuh dan mati di bawah jurang, lalu dia buru-buru turun bukit dan pulang ke Jakarta. Setelah merangkak dan berjuang untuknaik kembali ke pohon angsana, aku bertemu Jin Panggaru. Jin itu bukan meminta darahku, tapi dia malah memberikan sebuah ajimat sakti mandraguna kepadaku. Jimat itu berbentuk batu Samudera Hindia, King safir yang anggun. Aku dipeluk Jin Panggaru dan disuruhnya pulang ke Jakarta.

Sejak itu TBC ku sembuh. Begitu general check up di laboratorium Rumah Sakit Berlian, paru-paruku dinyatakan bersih total, normal dan aku dinyatakan sehat. Dokter yang menanganiku selama ini kaget, terkesima dan minta aku menjadi narasumber seminarnya, memberikan testimoni tentang paru-paruku yang sobek, kembali normal.

“Jika Allah berkehandak, tidak ada yang tidak mungkin di kolong langit ini. Jin Panggaru itu bukan jin, tetapi saya yakin dia Malaikat utusan Allah yang menolongmu. Bila Allah akan membantu, tak ada seorang pun yang bisa menghalangi. Bila Allah nyatakan nyawamu tidak mati hari itu, maka nyamu akan selamat bahkan kau akan sehat walafiat, bahkan penyakit mematikan pun, akan disembuhkan-Nya. ltulah kun fayakun, hanya dipunyai penguasa tunggal dan hanya Allah Azza Wajalla yang berkuasa atas Kun Faya Kun,”. desis Kiyai Hail Mulkan Ahmad, kepadaku, di pesantrennya yang nyaman di Jawa Timur.

Alhamdulillah, karena kesehatanku, aku membuat usaha rumah makan dan maju pesat. Tidak ada lagi orang yang takut kepadaku karena aku tidak pernah batuk lagi. Jangankan batuk berdarah, batuk basah pun, tidak lagi kualami. Usaha ku maju pesat, istri dan anakku membantu dengan tekun. Batu King safir aku jadikan cincin dan selalu kekenakan dijari manisku. Satu itu hanya media, yang berkuasa atasa batu itu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Beliau yang membuat batu itu, dengan takdirnya, Beliau memberi kekuatan pada apapun. Benda apapun, jika Allah memberikan kekuatan, akan menjadi kuat dan tangguh. Bahkan sakti mandraguna.

Hendra Syamsu malu kepadaku. Dia minta maaf dan mencium kakiku. Namun, berkat pertolongan dan bantuan Allah, usahanya makin berkibar dan tidak jadi ‘bangkrut. Namun, kami menjadi bersaudara hingga tahun 2017 ini. Sebagai muslim, aku telah memaafkan Syamsu yang sudah minta maaf. Agamaku melarang benci, iri dan dengki. Agamaku mengajarkan cinta kasih, hablumminannas dan Hablum Minallah. Agamakupun, melarang untuk sifat dendam. Maka itu, aku tak pernah dendam kepada Syamsu, walau dia punya niat jahat membunuhku. (Kisah nyata Sofyan Jalaludin.sumber:misteri)


Jangan lewatkan kisah misteri pesugihan nyata tanpa tumbal memelihara bayi kuntilanak
Itulah kisah mistis misteri Korban tumbal pesugihan yang tempat pesugihan di taman nasional alas purwo,jika Allah berkehendak apapun bisa terjadi
Share:

Blog Archive